BerandaHits
Sabtu, 1 Nov 2019 12:14

Menag Fachrul Razi Kritik ASN yang Kenakan Cadar dan Celana Cingkrang

Menteri Agama Fachrul Razi. (Tagar)

Menteri Agama Fachrul Razi mengeluarkan pernyataan kontroversial tentang penggunaan cadar dan celana cingkrang oleh ASN. Mungkinkah Fachrul akan menerapkan larangan cadar dan celana cingkrang?

Inibaru.id – Baru beberapa hari menjabat, Menteri Agama (Menag) Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi melontarkan pernyataan kontroversial terkait pemakaian celana cingkrang dan cadar bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Melansir Kumparan, Jumat (1/11/2019), Fachrul menyebut celana cingkrang memang tidak dilarang oleh agama, namun hal ini jelas bertentangan dengan aturan pakaian para pegawai.

“Kalau agama kan nggak melarang celana cingkrang, tapi kalau aturan pegawai bisa saja. Misalnya ada yang menegur kok celananya cingkrang gitu. Kalau nggak bisa mengikuti bisa saja dikeluarkan,” ucapnya.

Fachrul juga mempertanyakan penggunaan cadar atau niqab yang dilakukan oleh sebagian ASN. Meski nggak dilarang agama, ia kembali menyoroti soal pakaian yang menutup muka.

“Instansi pemerintah kan sudah jelas aturannya. Memangnya PNS boleh tutup muka? Bahaya kan kalau kita sampai nggak tahu itu mukanya siapa,” lanjutnya.

Nggak heran pernyataan Fachrul ini memicu kontroversi. Ketua Komisi VII DPR-RI, Yandri Susanto menentang pernyataan purnawirawan ini. dia menganggap pernyataan Fachrul menimbulkan kegaduhan di masyarakat

“Kita nggak bisa asal menyebut orang yang memakai celana cingkrang atau cadar sebagai orang yang radikal,” ucapnya.

Berpotensi Melanggar HAM

Direktur Eksekutif Amnesty Internasional, Usman Hamid menyebut jika sampai penggunaan celana cingkrang atau cadar dilarang, hal ini berpotensi melanggar HAM.

“Cara berpakaian itu hak bagi setiap warga negara. Hal ini dijamin UUD 1945 khususnya dalam hal kemerdekaan berpikir, beragama, serta berkeyakinan,” ucap Usman.

Hanya saja, Fachrul mengaku pihaknya nggak bisa melarang ASN memakai cadar dan celana cingkrang. Dia hanya bisa memberikan rekomendasi.

“Saya enggak berhak (melarang) dong. Masa menteri agama mengeluarkan larangan, enggak ada. Menteri agama paling-paling merekomendasi saja,” jelas Fachrul.

Menurt Millens, perlu nggak sih menteri agama menyoroti cara berpakaian? (IB09/IB27)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengintip Sisi Lain Nusakambangan yang Indah di Pantai Bantar Panjang

11 Jan 2026

Waroeng Sate Pak Dul Tjepiring, Tempat Makan yang Juga Museum Mini

11 Jan 2026

Bahaya yang Mengintai saat Anak Terlalu Cepat Diberi Gawai

11 Jan 2026

Lebih dari Menikmati Kopi, 'Ngopi' adalah tentang Koneksi dan Ekspresi Diri

11 Jan 2026

Sungai Finke Sudah Mengalir Sebelum Dinosaurus Lahir

11 Jan 2026

Musim Hujan Bikin Para Ibu Gampang Capek dan Baperan? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

11 Jan 2026

Menilik Keindahan Curug Merak di Kabupaten Temanggung

12 Jan 2026

Cara Naik Kereta 36+3 di Jepang yang Santai dan Kaya Pemandangan Indah

12 Jan 2026

Belenggu Musim Baratan bagi Nelayan; Gagal Melaut dan Terjerat Lintah Darat

12 Jan 2026

Koperasi hingga Budi Daya Ikan, Upaya Pemkot Bantu Nelayan Semarang hadapi Paceklik

12 Jan 2026

3 Kode dari Tubuh Kalau Kamu Alami Intoleransi Gluten!

12 Jan 2026

Akses Jalan Mulai Terbuka, Desa Tempur Jepara Perlahan Bangkit Pascalongsor

12 Jan 2026

'Project Y', Film Korea Terbaru yang Duetkan Aktris Papan Atas Korea Han So-hee dan Jun Jong-seo

13 Jan 2026

Cerita Legenda Puncak Syarif di Gunung Merbabu

13 Jan 2026

Merti Sendang Curug Sari dan Kampanye 'Nggodog Wedang' Warga Pakintelan Semarang

13 Jan 2026

In This Economy, Mengapa Orang Masih Berburu Emas meski Harga Sudah Tinggi?

13 Jan 2026

Riset Ungkap Kita Sering Merasa Kebal dari Dampak Perubahan Iklim

13 Jan 2026

Bolehkah Makan Malam Cuma Pakai Buah?

13 Jan 2026

Sebenarnya, Boleh Nggak Sih Merokok di Trotoar Kota Semarang?

14 Jan 2026

Paradoks Memiliki Anak di Korea, Dianggap Berkah Sekaligus Kutukan Finansial

14 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: